Jokowi Tegaskan Hoax Beredar

Jokowi Tegaskan Hoax Beredar – Beberapa hari lalu Indonesia terjadi kericuhan warga dengan pemerintahan, dimana seluruh bagian kota dan provinsi mengadakan protes.

Jokowi Tegaskan Hoax Beredar

Di media sosial telah tersebar beberapa pesan HOAX, yang berisikan beberpaa aturan baru tentang adanya Hak Kerja. RUU Cipta Kerja dianggap sangat tidak adil, merugikan pekerja dan sangat menguntungkan pihak pertama. Sehingga banyak pekerja tanah air merasa terancam dengan berita HOAX saat itu.

Jokowi Tegaskan Hoax Beredar & Temukan Oknum

Rasa kecewa bapak Jokowi saat sedang menyampaikan beberapa point tentang adanya Hoax beredar di Intenet baru – baru ini. Presiden kita sedikit memberikan masukan dan sindiran kepada para pelaku aksi demi / unjuk rasa yang bertindak tanpa bukti. Supaya lebih bijaksana dalam menyerap berbagai informasi yang ada di internet saat ini.

Jokowi Tegaskan Hoax Beredar

Apalagi ketika ada HOAX yang membawa pemerintahan, bisa dipertanyakan secara baik namun jangan sampai mengadakan demo tidak jelas & merusak fasilitas umum. Berikut point HOAX yang sangat di bantah dan dijelaskan oleh presiden Indonesia:

*Omnibus cuti haid, hamil, dan melahirkan
*Omnibus Pesangon
*Outsourcing diganti dengan kontrak seumur hidup
*UMK, UMP, UMPS dihapus dalam UU Cipta Kerja
*UU Cipta Kerja mengatur perusahaan dapat bebas mem-PHK karyawan
*Upah buruh dihitung per-jam
*UU Cipta Kerja menghapus libur hari raya pekerja menjadi di tanggal merah dan istirahat ibadah Salat Jumat hanya 1 jam
*Ahli waris dari pekerja yang meninggal tidak mendapat pesangon
*Jaminan sosial dan kesejahteraan lainnya dihilangkan dalam UU Cipta Kerja
*UU Cipta Kerja mengatur tenaga kerja asing (TKA) dapat bebas masuk ke Indonesia
*RUU Cipta Kerja disusun secara diam-diam
*Infografis poin-poin RUU Cipta Kerja yang disorot buruh

Dengan sudah dijelaskan nya beberapa point diatas, maka Jokowi berharap kericuhan sudah tidak ada lagi. Dan masyarakat tidak boleh terlalu cepat melakukan aksi demo secara bebas, tanpa mendapatkan bukti kongkrit terlebih dahulu. Intenet sekarang ini menjadi media penyebaran berbagai data palsu. Jika kita tidak bisa menyaring dan memilih informasi terbaik, maka akan berujung merugikan diri anda sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *