3 Kandidat Terkuat Menteri Investasi Yang Akan Dipilih Oleh Jokowi

3 Kandidat Terkuat Menteri Investasi – Kementrian Investasi disebut sebut sebagai hal terpanas dalam isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju jilid II. Menurut informasi yang kami kumpulkan , ada beberapa calon kuat yang akan mengisi posisi Menteri Investasi.

3 Kandidat Terkuat Menteri Investasi

Kementrian Investasi merupakan salah satu isi dari surat oleh Joko Widodo kepada DPR beberapa hari yang lalu. Pembentukan Kementrian Investasi akhirnya disetujui dalam rapat paripurna DPR RI, Jumat (9/4/2021) pagi.

Alhasil , Jokowi sendirilah yang harus menunjuk seseorang untuk menjadi Menteri Investasi. Ada kabar yang mengatakan jika Bahlil Lahadalia , Pimpinan Badan Koordinasi Penanaman Modal akan menjadi Kementrian Investasi.

“Bisa jadi karena Bapak Presiden Jokowi melihat bahwa dengan selesainya UU Ciptaker untuk mendorong masuk investor asing lewat FDI maupun investasi dalam negeri, maka perlu BKPM dinaikkan statusnya sebagai kementerian, bukan lagi sebagai badan, walaupun selama ini BKPM sebagai badan setingkat menteri,” ujar anggota Komisi XI DPR Misbakhun.

Selain itu Misbakhun juga memprediksikan jika Bahlil Lahadila akan menjabat sebagai Menteri judi slot Investasi. Namun ia mengatakan semuanya itu kembali kepada pak Presiden , Joko Widodo yang memegang wewenang sepenuhnya untuk menunjuk menteri.

“Soal siapa figur menteri yang memimpin Kementerian Investasi menjadi kewenangan sepenuh Bapak Presiden. Bisa saja Pak Bahlil sebagai Kepala BKPM diangkat sebagai menterinya atau bisa juga Bapak Presiden Jokowi menetapkan nama lainnya,” ujar dia.

Tidak hanya Bahlil , ada dua sosok kuat lainnya yang diisukan bakal mengisi pos Kementerian Investasi. Bahkan keduanya telah dipanggil secara khusus oleh Jokowi ke Istana.

Kedua sosok tersebut adalah Muhammad Rapsel Ali dan Witjaksono. Muhammad Rapsel Ali merupakan anggota DPR Fraksi NasDem. Namanya timbul sebagai kandidat terkuat setelah ada isu satu dari tiga menteri NasDem bakal kena reshuffle.

“Cuma ditanya-tanya, terkait tim balap Mandalika, ya itu kan menandakan juga bahwa kita bisa tampil seperti itu menandakan negara kita termasuk negara maju, dan bisa memberi ruang investasi yang lebih besar lagi,” ujar Rapsel Ali menjelaskan pertemuannya dengan Jokowi.

Sedangkan untuk Witjaksono , ia adalah tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU). Witjaksono sendiri mengaku jika dirinya sudah dipanggil beberapa kali oleh Jokowi untuk berbicara empat mata. Namun ia menekankan jika tidak ada obrolan yang membahas kursi menteri.

“Kita membahas soal ekonomi sih. Saya kan memang pengusaha dan tokoh NU. Jadi memposisikan mengenai NU bagaimana, terus kemudian ekonomi bagaimana, intinya begitu. Karena jalur saya memang pengusaha multinasional, jadi bicara soal investasi, bicara mengenai rencana perkembangan ekonomi di Indonesia,” ujar Witjaksono.